Monday, July 4, 2011

teori laode azis

laode azis berkata "sebuah usaha yang baik tidak akan pernah sia-sia"...
kebenaran yang bersifat universal dari kata-kata itu secara umum dapat ku terima. tapi dalam kasus khususku ini aku mulai meragukannya. aku yakin namaku saat ini telah terhapus, dan segala perbuatan "baik" yang kuusahakan dengan sepenuh tenaga telah dilupakan. dan segala kebenaran yang aku ucapkan dari lubuk hati hanya dianggap angin lalu saja.

sungguh hati manusia itu tidak bisa diduga, sebagiannya hanya menyisakan kesedihan saja.

aku masih menunggu kebenaran dari kata-kata laode azis, jika tak nampak - dan sepertinya tidak akan nampak, maka kuanggap saja sebagai kesia-siaan didunia, dan segala yang buruk berasal dari diriku saja. semoga Yang Maha Pemurah mengasihaniku di hari saat semua manusia kelak ditanya.

I try

bismillahirrahmanirrahim...

aku pernah mendengar kissah tentang seorang pemuda yang sangat ingin menunaikan sunnah rosul - yakni menikah. hampir setiap hari dia mendatangi rumah kaum muslimin untuk menanyakan tentang menikahi seorang gadis di rumah itu, dan tiap hari pulalah ia mendapat penolakan. demikian ia terus mencoba tanpa putus asa dan berusaha keras untuk mencari jalannaya menyempurnakan sunnah nabinya.

dan ini kissahku,... aku telah banyak bertanya tentang anak gadis orang adakah diantara mereka yang hendak menikah. Kucari diantaranya yang paling baik akhlaknya... yang paling terjaga agamanya. Telah banyak kegagalan yang kutemui, dan setiap kegagalan membuat hatiku bertambah sedih...

Lalu aku bertanya kepada diriku apa yang membuatku belum mendapatkan jodohku. kulihat akhlakku... kulihat ilmuku... kulihat agamaku... jauh dari harapan... kukira inilah penghalangku, dan sungguh aku sangat sedikit bersyukur kepada Yang Maha Memberi rezki...

aku akan terus berusaha, semampuku, untuk menyempurnakann separuh agamaku...