Hal yang pertama,... sebuah label yang bertulis "Allah telah menetapkan lelaki/wanita yang akan menjadi jodohmu, jadi yang harus kamu lakukan adalah memperbaiki hubunganmu dengan Allah, Ia akan mengirimkannya (jodohmu itu) kepadamu saat engkau telah siap nanti"
Hal yang kedua,... hmmm... saya tidak mengingatnya...
kedua nasehat itu mengingatkan saya akan sebuah majelis bersama ustadz Khaidir, beliau menasehatkan tentang iman dan hal-hal yang akan membawa seseorang menjumpai manisnya iman:
Sebagaimana hadist:
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ
Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman: Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah. Dan dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka”. (HR. Bukhari:15)
sebuah link akan di update dari halaman ini, untuk dirimu sahabat, semoga Allah memberikan kebaikan kepadamu....