Friday, November 25, 2011

husnul binti abi abdurrahman

mari ku perkenalkan kepada makhluk kecil ini...dia suka berlari kesana kemari... kadang-kadang bersembunyi di balik punggung atau di pangkuan abah-nya... dia tidak mudah akrab dengan orang-orang yang baru ia kenal... namun jika kau tersenyum kepadanya, dia akan menatapmu dengan tajam... seolah-olah ingin menguliti jiwamu, dan membersihkannya dari noda yang kotor... lalu jika kau baik kepadanya, maka dia akan memberikan senyumannya yang manis... dengan giginya yang ompong dan matanya yang bulat dibungkus jilbabnya yang mungil...

abahnya tidak terlalu memperdulikannya, karena ia sibuk mengajarkan qur'an... dan pemuda2 yang gagah berkumpul mengerumuninya, mendengarkan pelajaran qur'an... ia hanya bermain dengan pamannya yang masih sangat muda yang suka menggodanya... sebab di masjid ini ia tidak bersama umminya, sebab umminya hanya dirumah saja... jika keluar maka sangat cepat dan seperti burung-burung gagak hitamnya... bersama wanita2 jelita lainnya, dan anak2 yang mereka didik menjadi generasi terbaik...

makhluk kecil ini sangat lincah, jika ia pulang maka dia akan berkelahi sepanjang malam... dengan saudaranya yang sama kecilnya, maka terdengar gelak tawa yang tidak menidurkan... saat jam dua belas, mereka pun kelelahan dan tertidur dengan sangat pulasnya... tahu kah kau, makhluk kecil ini sangat menyukai madu... di sore hari dia akan menghabiskan berbotol-botol madu yang dibeli abahnya... ia sangat menyukainya hingga saat tertidur pulas akhirnya basah kuyup sekujur tubuhnya... makan madu terlalu banyak ternyata akan membuat anak2 ngompol dimalam harinya...

semoga Allah menjaganya, husnul kecil... binti abi abdurrahman... semoga kelak menjadi wanita mulia ahlul jannah, yang menjaga zamannya... semoga penjagaan Allah atasnya dari fitnah dunia dan isinya...

Thursday, November 3, 2011

sahabat, benarkan aku jika aku salah

Bismillahirrahmmanirrahim...
sahabat, tentu engkau sudah mafhum, bahwa qurban adalah ibadah yang besar. saking besarnya ibadah ini hingga ada hari raya khusus untuk ibadah ini. dan tiap ummat telah diutus dengannya nabi membawa risalah qurban ini, menandakan besarnya ibadah ini disisi Allah 'Azza Wa Jalla.

sahabat, ini adalah millah nabi Ibrahim alaihissalam yang sungguh pada beliau ada uswah/teladan yang baik, dan millah beliau tidak lain adalah ke-hanif-an. tahukah engkau apa itu ke-hanif-an?!... ya, ia adalah jalan yang selalu "bengkok" dari kesyirikan. ingatlah doa beliau alaihissalam: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah) aman, dan jauhkanlah aku beserta anakcucuku daripada menyembah berhala-berhala" (Ibrahim:35). kata "jauhkan" memiliki banyak bentuk, namun beliau memili "وَاجْنُبْنِي" sebagaimana diabadikan Allah dalam qur'an, yang berarti "jauhkanlah sejauh-jauhnya dan tidak pernah bertemu sedikitpun jua"....

sahabat, siapakah yang lebih hebat tauhidnya melebihi belaiu alaihissalam?! sungguh tidak ada!!, didunia ini apalagi di jaman sekarang ini.... tapi bersamaan dengan itu nampak oleh kita betapa takutnya beliau dengan kesyirikan. maka semoga kita dapat mengambil pelajaran...

sahabat, ibadah qurban ini pada awal masa Rasulullah, hanya ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan pengetahuan para sahabat akan besarnya ibadah ini membuat mereka berlomba-lomba, sampai-sampai diantara mereka mbela-mbelain ngutang agar dapat membeli hewan qurban. namun datang masa setelahnya maka kebanyakan orang berlomba-lomba ber-qurban karena "gengsi" dan amat sedikit mereka membesarkan Nama Allah. dan perbuatan ini disindir olah Ibnu Abbas dengan menyuruh Ikrimah membeli daging hewan dipasar dan menyampaikan kepadanya bahwa jika ada yang bertanya perihal daging ini maka katakan "ini hewan qurbannya Ibnu Abbas", juga disindir oleh Bilal dengan beliau menyembelih ayam saja... rahimahumullah...

sahabat, semoga kita mengingat bahwa qurban itu hanya untuk mengagungkan dan membesarkan Nama Allah, dan tidak kepada selain Dia. qurban ini bukan darahnya, bukan dagingnya, bukann duitnya, bukan gengsinya, tapi ketakwaan kita lah yang mencapai keridhaanNya: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (Al Hajj: 37)

dan sungguh sahabat, kebaikan itu hanya dari sisi Allah saja...