aku berjalan keluar JILC cokro, barusan liat andi malarangeng di tipi, heran ... masih "punya muka" dia muncul di public, ckckck ... aku berdarah jawa tulen tapi hidup dan besar bersama masyarakat yang bersemboyan "siri na pacce" ... mereka yang berani berduel dengan badik demi mempertahankan hargadiri ... mirip para samurai dengan semangat bushyidonya ... tapi aku ga ada urusan dengan andi malarangeng, aku cuman pingin cekikikan sendiri, dan tujuanku keluar kantor sore ini adalah untuk beli bakwan, putu dan jalangkote ...
tadinya aku mau naik motorku yang terparkir diemper jalan, tapi kuurungkan niatku dan memilih untuk berjalan saja, jaraknya tidak jauh ini ... melewati perempatan yang "selalu" macet karena supir angkot yang suka ngetem sembarangan. melewati tukang2 becak yang menunggu penumpang. melewati kerumunan pejalan kaki yang keluar dari MTC, pusat elektronik makassar. wajah girang, wajah murung dan selusin expresi dari tiap orang. itu membuatku lebih hidup... lalu aku memasuki "alley" yang sepi, dan turbulance yang dikeluarkan oleh mesin air-conditioning yang gemuruh, kulihat kucing kotor melintas, "dejavu" seperti filmnya the matrix saat mechine world mungubah sesuatu diduniamu ... melihat selesgirls dan selesboys sedang beristirahat ditempat parkiran ... break time is always exciting .... wekekeke
lalu aku menyebrang jalan menuju warung yang bisanya menjual kue-kue itu ... tapi aku tidak melihat box2 kardus yang biasanya terisi bakwan, jalangkote, dan kue-kue lainnya ... ah, the election day, adalah hari libur nasional, pantas saja kalau nona penjaga warung pengen bersantai, tidak seperti aku hari ini yang kemungkinan lembur lagi nanti malam ...
mataku menyapu seluruh jalanan dan menemukan sebuah gerobak tua dengan asap yang mengepul di ujung jalan, adalah pak tua penjual buroncong sedang mengolah bahan-bahan untuk keunya itu ... Rp700 per biji, kalo beli Rp.10000 bisa depet 20 biji ... kucoba sepotong buroncong ... masih panas, wuff ... wuff ... hmmm ... gurih!! perpaduan kelapa, dan bahan2 lain yang tidak dapat ku deteksi ... tidak terlalu manis dan tidak terlalu asin, tidak terlalu hangus dan matang menyeluruh, rasanya mantap! ...
beginilah mungkin aku melihat "the election day" just another ordinary day that pass into your live, yang kelak juga akan dipertanggung jawabkan dihadapn Ilahi ...
Wednesday, July 8, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment