Selasa sore ba`da magrib, ada kajian bersama ustadz Khaidir, ditengah2 acara saat-saat konsentrasi penuh mendengarkan penjelasan ustadz, tiba2 ada suara handphone berdering dari tengah jamaah, ringtonenya bunyinya "AllahuAkbar, AllahuAkbar, LaIlahaIllallahuAllahuAkbar, AllahuAkbar, WaLillahilHamd ...", seketika ruangan sunyi, semua padangan tertuju kepada ikhwan yang sedang kerepotan mencari handphonenya yang berdering...
"Lebaran nanti, ikhwa... hari jum'at!" suara ustadz dari atas mimbar, sambil tersenyum mencairkan suasana... saat itu tawa meledak dari puluhan jamaah yang hari itu memenuhi masjid di Jl.Galangan Kapal... entah begitu cintakah ikhwan itu kepada hari Ied sehingga jauh hari sudah memasang ringtone takbiran? hahaha... parahnya lagi koq ga dimatikan, untung tadi ga bunyi pas magriban ... dasar teledor, :P ...
Ada dua hal yang paling berkesan sore itu. Yang pertama adalah saat pertama kali melihat ustadz Khaidir, Subhanallah... sudah hampir sepuluh tahun aku ga ngelihat beliau, saat itu pula baru aku sadar betapa rindunya diriku pada beliau... terutama saat mendengarkan beliau menjelaskan ayat2 Allah, Subhanallah begitu tajam dan gamblang... sore itu ada dua ayat yang beliau jelaskan, ayat 16 dan 17 dari surah As-Sajadah hingga adzan Isya tiba, seandainya kau disana kawan... langit seperti terbuka dengan cahaya, kawan ... dan jelaslah ayat-ayat itu... setiap menit mendengarkan penjelasan beliau, setiap menit itu pula lah bertambah cinta kita kepada Allah... Hafizahullah ya ustadz! ...
Hal yang kedua adalah saat perjalanan menuju masjid sore tadinya, saat mengekor motor mas Andy dari belakang, maklum aku ga tau jalan, apalagi mas Andy milih rutenya lewat rute yang aneh yang belum pernah kulalui sebelumnya... beliau memboncengkan istri dan dua putranya... tadinya kupikir apalah yang bisa dikerjakan sebuah keluarga muslim yang menjalankan sunnah di jaman yang segila sekarang, Al-Ghuroba tentunya... tapi setelah melihat mas Andy, men! that wasn't so bad, bisa ngajak istri dan anak2 tercinta jalan2 tiap sore, bukan sekedar jalan2 biasa, bisa plus dapet ilmu, bisa lihat pasar dadakan dari ikhwan yang jualan, ada yg jual buku2, obat-obatan, sari kurma, habbatussauda, beli gamis, peci murah... hahaha ... not bad at all ...
meanwhile ... aku menunggu giliranku untuk menyempurnakan separuh agama ini, hehehe ... Insya Allah ...
Wednesday, November 25, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment